Jumat, 30 Desember 2022

Tertawalah

 Bukan karena menjatuhkan jadi tertawa

Bukan pula meledek


Hari ini sang ibu tertawa lepas

Hanya karena berhasil ber-selfie 

Tanpa diganggu anak balita nya 





Kamis, 29 Desember 2022

Membenci Hujan

 Adakah hujan membuatmu sakit?

Ataukah hujan itu memukulmu?

sampai-sampai kau maki hujan itu

Kau salahkan datangnya hujan

Gerammu sungguh padanya

Entah apa salahnya hujan 

Jangan-jangan....

Hujan telah me-recall keuanganmu




Rabu, 28 Desember 2022

Sebentar, kucoba lagi

 Gawat!

Aku tak bisa menuntaskan pekerjaaan ini

Kuulangi lagi

Masih belum bisa

Aku keluarga

......

Kuminum teh pahitku

Sebentar, kucoba lagi

Ini harus kelar, tegasku







Selasa, 27 Desember 2022

PRIA DIAM ITU

 Pria yang tak tampan lagi itu

menyeruput kopi di cangkir hijau kesayangannya (istrinya membelinya 30 tahun silam)

Dia tak merokok lagi, meski rokok yang dibelinya  minggu lalu masih banyak. 


Tak banyak omong pria itu

Tapi mata tajamnya tetap berfungsi utuh

Diamati dalam diamnya 

Telinganya peka mendengar 

Malam hari ketika semua terlelap

Pria itu duduk dan berdoa 

disebutkan satu per satu nama anaknya

Semua pengamatannya disampaikan 


Pria diam itu tak ingin pergi 

Tapi perintah sudah jelas

Dalam doanya disampaikan  permohonan terakhir 

Apa itu?

Misi harus tetap dilanjutkan! 





Senin, 26 Desember 2022

Malam Natal yang Dingin

 Pukul 19.00 akan ada acara Natal keluarga di gereja. Seorang anak yatim piatu kehujanan setelah memberi makan ternak nya. Tubuhnya sedikit menggigil krna dinginya cuaca akhir-akhir ini. Dalam perjalanan pulang terdengar olehnya suara anak tetangganya.

"Aku ga mau makan mak. Ini malam natal dan mamak hanya masak udang halus sambal."

Anak itu tersenyum kecut dan berbisik, "masih mending dimasakin mamak nya, aku? Bahkan cubitannya pun kurindukan sekali tapi tak bisa."

Dicepatkan langkahnya, dia harus ke gereja cepat supaya bisa duduk paling belakang. 


Ekspresi Natal